Rumah Sakit Corona Sijantung Pulau Galang Batam Resmi Beroperasi

Infosatelit.Batam.Kepri.—Fasilitas observasi, penampungan, dan karantina untuk pengendalian Virus Carona (Covid-19) di Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri) akan mulai resmi dioperasikan pada Senin, 6 April 2020..
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danis Hidayat Sumadilaga, mengatakan mulai beroperasinya rumah sakit (RS) khusus corona itu akan ditandai dengan acara peresmian pukul 13.00 WIB.
Insya Allah undangan pukul 13.00 siang nanti untuk acara tanda operasional rs (corona di Pulau Galang),” kata Danis kepada wartawan .

Acara peresmian tersebut akan digelar oleh TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu I/BB, Satgas Penanganan Covid-19 Galang. Serta turut mengundang beberapa pihak, antara lain Plt Gubernur Kepri, Kapolda Kepri, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Kajati Provinsi Kepri.
Danlantamal IV TPI, Walikota Batam, Danlanud RHF, Kepala Balai PUPR Kepri, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Danis menambahkan, acara peresmian tersebut tak akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. “Soalnya kan (mereka berdua) Rabu kemarin sudah hadir,’ sambungnya.

Pengerjaan proyek fasilitas observasi, penampungan, dan karantina untuk pengendalian virus corona (Covid-19) di Pulau Galang kini telah selesai 100 persen. “Secara prinsip sudah selesai, makanya operasional siang ini,” tukas Danis.

Pembangunan Rumah Sakit Corona Covid-19 di Pulau Galang
Rumah Sakit Khusus Infeksi Penyakit menular Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau mulai beroperasi hari ini. Fasilitas perawatan tersebut menyediakan tiga klaster perawatan pasien berhubungan dengan COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana mengatakan tiga klaster tersebut yakni Klaster Orang Tanpa Gejala (OTG), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan ICU untuk pasien positif COVID-19.

Klaster OTG untuk 260 kamar, Klaster PDP sebanyak 100 kamar, dan 20 kamar ICU untuk pasien positif COVID-19, ” kata Tjetjep Dalam siaran tertulis di Jakarta, Senin (6/4/2020).
Sekitar 50 tenaga medis dan paramedis yang menjadi sukarelawan siap diterjunkan dan Kementerian Kesehatan akan mengirimkan sekitar 100 tenaga medis dan paramedis untuk memperkuat SDM di Rumah Sakit Galang.

Berdasarkan kewenangan yang di limpahkan pemerihtah pusat Dinas kesehatan Kepri untuk Rumah Sakit Galang menyiapkan 200 Tenaga medis dan Non medis ” kata Tjetjep.

Sementara untuk tenaga nonmedis yang dibutuhkan di rumah sakit sudah mulai direkrut sejak beberapa pekan lalu. Hal itu menjadi tanggungan pemerintah daerah pemerintah Provinsi Kepri dan pemerintah Kota Batam.

Kapasitas Rumah Sakit Galang direncanakan dapat mencapai 1.000 ruangan. Namun pengembangannya disesuaikan dengan kebutuhan.
Rumah Sakit Galang dibawah kendali Kodam I/Bukit Barisan. Struktur organisasi rumah sakit telah dibentuk oleh PANGDAM I/Bukit Barisan.

Operasional RS Khusus Infeksi Galang akan dimulai pada hari ini, 6 April 2020. Namun tidak serta-merta dapat langsung menerima pasien.

Alasannya, pihak pengelola rumah sakit masih melakukan penyesuaian, termasuk uji fungsi berbagai peralatan medis, dan uji tugas SDM di setiap bagian yang dipersiapkan.
“Ini membutuhkan waktu sekitar sepekan sebelum menerima pelayanan pasien covid19,” ucapnya.

Tjetjep mengatakan untuk Rumah Sakit rujukan dan yang memberi pelayanan terhadap pasien COVID-19 diminta tetap memberikan pelayanan kepada pasien COVID-19, jangan lantas segera merujuk ke Rumah Sakit Galang.

Komunikasi antara rumah sakit rujukan dengan manajemen Rumah Sakit Galang sangat diperlukan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari./hs

Share:

Array

Komentar:

Berita Lainnya