Diduga Akibat Janji Manis “Putri Merana dan Jatuh Sakit di Kota Padang”

 

Sumbar, (Infosatelitnews)—Datang ke Padang dengan harapan dinikahi seperti janji yang diutarakan MZ diduga salah satu anggota dewan di Padang kepada Putri.

Namun menyedihkan, setelah Putri berada di Ibukota Propinsi Sumatera Barat, janji itu menjadi sirna ketika MZ mengutarakan tidak bisa menikah dengan alasan masih satu persukuan yakni suku Piliang.

“Padahal dia sudah tau satu persukuan dengan Putri, tapi kenapa ponakan saya di bujuk rayu juga hingga sampai mau dinikahi.

Dasar itulah Putri datang ke Padang meninggalkan Kota Bali dan pekerjaannya”kata Mak Uwo Putri kepada FHI, Senin 10 Januari 2022.

Kemudian ketika duduk bersebelahan dengan putri, beliau dengan berurai air mata meminta kepada ponakan nya tersebut untuk mengungkapkan peristiwa sebenarnya kepada wartawan.

Namun dengan wajah terlihat begitu tertekan dan rasa yang begitu dalam, dengan nada sedikit terbata Putri hanya mengungkapkan kalau ia dengan MZ badunsanak (bersaudara-red).”Ngak ada kita bersaudara tidak mungkin Kawin”jawabnya singkat.

Dikatakan Er Mak Uwo Putri, pada Sabtu 8 Januari 2022 kemaren, Dahlia mama putri menelepon memberi tahukan kalau ia ditelpon MZ, menyampaikan kalau ia di kejar – kejar wartawan. “Mama, Abang di kejar – kejar wartawan.

Kalau ada wartawan nanya katakan saja kalau kita badunsanak” kata Er menirukan perkataan Dahlia kepada nya.

MZ membantah dugaan ada hubungan spesial dengan seorang wanita bernama Putri.

Bantahan tersebut disampaikan MZ kepada wartawan di ruang salah satu ruangan  DPRD Kota Padang, Jumat 7 Januari 2022.

Dikatakan MZ wanita yang disebut itu sudah dianggap seperti adiknya sendiri, karena masih satu persukuan yakni suku Philiang.

Dan menurutnya ini hanya sebuah karangan dan cerita bohong.

“Dia (Putri-red) orang Maninjau, masih satu persukuan dengan saya, dan Mamanya sudah tau si Putri sudah saya anggap adik.

Saya sudah menganggap dunsanak, dan kita sama – sama suku Philiang, jadi itu cerita bohong lah”kata MZ menepisnya.

Namun Mz mengakui, kalau ia kenal dengan putri berawal dari Facebook, dari situ kemudian berlanjut dengan chating – chatingan.

Tetapi setelah lama kenalan, hingga diketahui ternyata masih satu persukuan, dari sana terus berlanjut masuk ke grup suku Philiang.

Ia juga membantah ke datangan Putri ke Kota Padang, atas permintaannya untuk menikah.

“Dia ada keinginannya dengan saya tapi tidak mungkin tetap jawaban saya kita badunsanak (bersaudara) “sebutnya.

Lebih lanjut dikatakannya, memang dari Bali Putri sudah minta carikan jodoh, karena dia dikejar – kejar oleh mantan nya.

Ditambah lagi, hubungan nya dengan saudara nya yang lain juga kurang baik, karena itu dia punya keinginan untuk hijrah ke Padang.

“Soal berhenti bekerja ngak ada hubungannya dengan saya yang dikatakan mengajak nya ke Padang.

“Mungkin orang lain melihat saya duda dia janda, sehingga kedekatan saya dengan Putri dilihat orang negatif seperti itu.

Keinginan nya ada diperistri disampaikan oleh warga lain kepada saya.

Tapi Dia sepersukuan dengan saya ndak mungkin kawin”ungkapnya.
MZ juga membantah soal menjanjikan rumah, yang benar itu Putri minta bantu dana untuk penambah uang kontrakan rumah yang akan ditempatinya masih kurang.”Karena dunsanak (saudara), ya kita bantu ke kurangan sebesar Rp. 9 juta.

Jadi tidak ada menjanjikan rumah”sebut MZ sembari mengatakan sampai sekarang uang tersebut belum di bayar. “Tapi sudah Saya iklas kan saja”timpalnya.

Yang mencarikan rumah kontrakan di jalan pepaya tersebut keluarga mama nya.”Kebetulan Enam buah rumah tinggal nya dari rumah saya”ngakunya.

Menyangkut keinginan Putri ini, ia sudah berusaha mencarikan jodohnya.”Disini (Padang-red) sudah saya coba carikan jodohnya, dibali juga saya carikan jodohnya”ujarnya.

Yang pasti kedua nya mengakui saling mengenal dekat.

Dan saat ini putri jatuh sakit, dokter yang memeriksa tidak menemukan gejala dan sakit apapun, sehingga putri di bawa berobat ke tabib (orang pintar).

Seperti apakah peristiwa sebenar, hanya Tuhan yang tau ( Sutarman) Bersambung

Share:

Komentar:

Berita Lainnya